Dari Kampus ke Kampus

IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Duduk di bangku kuliah menjadi  cita-cita bagi pelajar yang ingin menjadi generasi yang haus akan ilmu pngetahuan, dan memilih jalan menuju apa yang di targetkan akan masa depannya dan menganggap bahwa ilmu adalan investasi  untuk meraih kesuksesan, sehingga tidak ada pengorbanan tanpa kesuksesan. Dengan berkutik di dunia kampus disinilah karaktersintik mahasiswa dididik, diarahkan , di bekali berbagai macam ilmu baik di bidang akademik maupun non akademik. Tinggal memutuskan bagaimana mahasiswa bisa membagi waktu antara jadwal kuliah dengan jadwal acara kegiatan kampus seperti ikut dalam oraganisasi Badan Eksekutif Mahasiwa, Himpunan Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa dan kegiatan yang lainnya yang berkaitan dengan acara kampus. Rasanya kuliah hanya,’’ Pulang pergi pulang pergi,’’ tidak ada artinya dan akan membuat mahasiswa tidak bisa mengenali dunia kampusnya.

Sering kita dengar bahwa ada berbagai macam klasifikasi mahasiswa, klasifikasi pertama adalah mahasiswa hanya aktif kuliah dan tekun dalam belajar tapi tidak ikut dalam kegiatan organisasi kampusnya. Biasanya mahasiwa seperti ini, cenderung lebih menyendiri dan menargetkan lulus cepat sehingga lebih berkutik dalam dunia perpustakaan yang bergelut dengan buku, jadi jangan heran kalau mahasiswa seperti ini memiliki nilai IPK yang cukup bagus, sehingga mahasiswa seperti ini setalah lulus tidak punya bekal ilmu non kademik yang bisa mereka kuasai.

Klasifikasi ke dua mengarah kepada, mahasiswa yang berkutik di dalam dunia organisasi kampus, mereka cenderung sulit mengatur jadwal antara belajar dengan berkecimpung di dunia organiasi kampus tersebut, jadi tak sedikit banyak mahasiwa yang seperti ini memiliki nlai bagus karena sebagian waktunya lebih tercurahkan untuk mengikuti kegitan kampus, tapi keunggulannya mahasiswa seperti ini memiliki segudang ilmu yang mereka peroleh dari kegiatan non akademik tersebut, yang bisa mereka terapkan dalam dunia kerja nanti. Alangkah baiknya mahasiwa seperti ini lebih cerdas dalam mengatur waktu sehingga bisa menyeimbangkan antara kegiatan kampus dan belajar.

Klasifikasi yang ke tiga ini adalah mahasiwa yang kuliah sambil kerja, klasifikasi yang ke tiga ini kebanyakan di duduki oleh mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Mereka cenderung mengambil kuliah malam dan pagi sampai sore harinya di gunakan untuk aktifitas bekerja sehingga biaya kuliah mereka biayai sendiri dan kebanyakan mereka pandai mengatrur waktu, sehingga mereka lebih termotivasi dan semangat dalam mengikuti kuliah karena mereka di dorong oleh pengorbanan yang telah mereka  keluarkan yang berupa materi. Kendala yang harus di hadapi mahasiswa seperti ini adalah kekuatan fisiknya, karena setelah selesai bekerja mereka akan terasa kecapean, lesu, lemas. Sehingga mereka harus mengikuti kuliah dengan keadaan fisik yang segar dan bisa menyerah materi kuliah yang di berikan Dosennya.

Klasifikasi yang terakhir tertuju pada mahasiswa yang tidak masuk dalam klasifikasi yang pertama, ke dua dank ke tiga, mahasiwa seperti ini kuliahnya cenderung hanya  mengisi waktu luang, mencari pacar, cari teman hanya untuk sekedar senang-senang. Bahkan hanya ingin di anggap keren oleh orang-orang terdekatnya, mereka sering titip absen atau tidak masuk kuliah tapi absensi kehadirannya di tanda tangani oleh teman dekatnya. Banyak yang di rugikan dalam hal ini, terutama para orang tua yang sudah susah payah  mencari uang untuk biaya kuliah anaknya tapi justru  mereka menyia-nyiakan kesempatan ini. Dan nantinya setelah lulus kuliah mereka  tidak punya bekal ilmu atau ke ahlian yang bisa di tawarkan atau di jual dalam dunia kerja nanti sehingga, siap masuk dalam data statistik pengangguran bertambah di Badan Pusar Statistik.

Itulah potret sebagian mahasiswa yang ada di Indonesia, dengan membaca peluang yang ada berarti kita telah membuka kesempatan untuk menuju kesuksesan yang lebih spesefik. Orang yang takut akan penyesalan maka mereka cenderung berhati-hati dalam melangkah. Siapkan mimpi anda, raih bagaimana cara pencapaianya dan bawalah diri anda sampai puncak. Kehidupan anda hari ini adalah hasil dari berfikir anda kemarin, kehidupan hari esok di tentukan apa yang anda lakukan hari ini.

Budi Santoso

Mahasiswa STIESIA SURABAYA

Jurusan Manajemen Perpajakan

Iklan

Monggo pinarak?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s