Suara di Balik Pojok HIMEN STIESIA SURABAYA

Assalamu’alaikum wr..wb…

Salam sejahtera untuk kita semua

Sekedar Shering ya teman-teman…..!!!

Genderang bunyi Bravo Hima Manajemen sudah mulai diserukan semenjak himpunan ini didirikan, itu bagaikan menjadi pekikan pembakar semangat untuk terus berkembang melesat sesuai misi generasi muda. Dari tahun ketahun acara DIKLATSAR dislenggarakan, kegiatan ini bisa disebut “PENGKADERAN” kepengurusan yang lama di ganti dengan kepengurusan yang baru.

Tahun 2011/2011 penulis menjadi panitia di SIE- sekretariatan dan perlengkapan. Ini momentum yang paling istimewa yang paling sama alami, dimana penulis bisa bertemu dengan para ALUMNI HIMEN STIESIA Surabaya. Dan layaknya telah menjadi keluarga besar yang patut dibanggkan karena solidaritasnya yang tinggi dari rekan-rekan alumni yang menyepatkan hadir dalam kegiatan ini dari tahun ketahun, (kurang lebih ada 100 alumni yang telah menyepatkan hadir). Rasanya senang bisa bertemu dengan teman-teman “pendahulu’ kita.

Ada salah satu peristiwa yang membuat terkesima dalam acara diklatsar tahun ini, yaitu pada saat mas ARY (alumni) yang menanyakan materi Leadeersip kepada peserta pada waktu JJM, dan peserta tersebut tidak bisa menjawap pertanyaan itu dengan alasan,’’saya tidur pada waktu pemateri’, disini penulis sebagai panitia rasanya sedih melihat teman-teman “peserta’’ tidak bisa menjawap pertanyaan itu.

Pada waktu JJM telah selesai dan pukul 08;00 wib peserta, panitia dan alumni sarapan bersama. Setelah kegtan itu Alumni diperkenlkan kepada pseta. Secara spontan mas ARY menykan kejadian pada waktu JJM itu kepada panitia sehingga bergulirlah sebuah suatu wacana.

Bahwa Diklat ini terlalu monoton, gak ada perubahan yang signifikan dari peserta. Rasanya waktu telah terbuang percuma. Next…

Datanglah sebuah pemiriran kritis dari mas erik untuk mengulirkan bahwa diklat tahun depan akan dislenggrakan 5 hari dengan konsep yang mereka tawrkan’, merka sanggung mendatangkan pembicara dari pengusaha ternama;,dan membuat MOU dengan panitia bawha dana 60% dari alumni dan 40% dari pihak panitia, selanjutnya masalah izin akan tentang peserta yng kut akan di lobi ke pihak kampus.

Ternayata panitia tidak bisa menajawap dengan pasti soal MOU tersebut.

Alumni juga menglirkan ide, mereka akan membentuk IKATAN ALUMNI HIMEN STIESIA Surabaya.

Jawapan penulis…!!!

Mengenai ide dari para alumni, sebenarnya penulis dan beberapa teman-teman yang lain setuju dengan kegiatan tersebut penulis enggan bersuara karena takut akan terjadi suara minoritas. Sehingga suara penulis akan sumbang dan terjatuh tanpa ada perenungan.

Menurut penuliis itu wacana yang sangat bagus ada misi dibalik pemikiran itu, tedapat pergerakan besar untuk membentuk keluraga HMM Stiesia Surabaya. Berati alumni punya misi untuk memajukan organisasi ini menjadi sebuah wadah yang nantinya akan membentuk keluarga besar dan dari situlah sistem akan terbangun dan mengakar. Yang nantinya mendidik calon generasi penerus yang mempunyai keterikatan satu sama lain, kecintan terhadap organisasi, almamater, masyarakat, bangsa dan negara . Itu tandanya ‘’mereka’’ peduli.

Dengan melihhat kekampus tetaangga, ITS punya IKA ITS dengan membentuk wadah kumpulan alumni mahaswa ITS. Kenapa kita tidaakkkkkkkkkkk..????Kalau kita ingin maju kenapa hanya melakukan hal-hal itu saja. Tanpa ada GEBRAKAN MUSTHAIL ADA PROSES YANG MELESAT. Mari kita melihat sejarah negeri ini ketika zaman orde baru runtuh karena “GEBRAKAN’’ dari teman-teman mahasiswa yang menduduki gedung DPR pada tahun 1989 dan menginginginkan presiden ke-2 negeri ini untuk mundur, sehingga tumbang sudah kepemimpinan Bpk. Soeharto waktu itu. Itulah arti sebuah ‘’gebrakan’’. Perlu duduk bersama membicarakan ide itu untuk tindak lanjutnya.

Alumni kita sebagian punya usaha atau katakanlah menjadi interpreneur yang cukup dibilang sukses. Apa sebaiknya pengalaman berbisnis ‘’mereka’’ dibagikan kepada peserta di rangkum dalam sebuah materi (power point) dan dijadikan tolk show sehingga para peserta boleh mengajukan pertanyan. Bisa dibilang acara ini akan membwa dampak yang positif bagi para peserta untuk menubuhkan mental berwirausaha.

Mari kita beranology;

Musuhmu adalah doktrin budaya lama yang terus tumbuh dan menjadi warisan hingga saat ini. Doktrin itu adalah kata ‘’tidak bisa/takut/tidak masuk akal’’, bayangkan jika itu menjadi sebuah KOTAK KOREK API yang menghabatmu, mengekangmu sehingga proses kemajuan untuk melesat lebih jauh akan terhalang. Tidak ada perubahan-perubahan besar tanpa ada pergerakan-pergerakan yang besar. Renungkan.

Terimakasih buat teman-teman yang sudah membaca note saya ini.

Bravoooooooooooooooo hima manajemen………………………………….

Wassalamu;alakum….wr..wb

Iklan

Monggo pinarak?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s