Ekspedisi #SeedForLife ke Puncak Pulau N’jorok


Foto: Tunjung {notedcupu.com}

Foto: Tunjung {notedcupu.com}

Cerita ini gue tulis di kampung halaman. Maka alangkah lebih baiknya, dalam menulis #noted ini, menyesuaikan dengan suasana yang ada di desa. Hal-hal yang ada di dalam cerita ini, di tulis dengan apa adanya. Nah, sebagai blogger yang berasal dari desa terdalam di kota Trenggalek. Yang sudah sering kali, sewaktu menulis di ibu kota, memakai perwujudan anak gaul dengan nama ‘gue’. Tapi kali ini beda, aku kembali menjadi mas-mas jawa. Biar gak kuwalat, aku pakai bahasa asli dari sana. Setuju, ora?. Baca lebih lanjut

Iklan

Menjadi Bangga di Kota Panggul


Dokumen: @cupunited

Dokumen @cupunited: Jalan Protokol Panggul, sedang lengah 19 Desember 2014

Kota kecil. Setelah jalan setapak yang membelah pegunungan di benahi, lalu dilebarkan, area negeri kincir angin ini semakin berdenyut. Sepagi ini, saat embun belum mengering dari pucuk dedaunan, dan pedagang sayur gerobak yang sudah lalu lalang, tidak ada pemandangan kemacetan. Jalan protokol yang masih satu arah, belum tertanami lampu trafik light, lantaran jumlah penduduknya tidak sebanyak dengan jumlah kendaraan yang beredar. Ini bukan kota sekelas metropolitan, juga bukan, kota yang terus bergerak sepanjang siang dan malam. Baca lebih lanjut

Pantai Njorok (Anak Pantai Pelang)


Pernahkah mendengar nama Pantai Njorok…???

Kalau kita mendengar  pantai ini, kelihatannya asing dan jarang orang yang tau dimana letak pantai tersebut padahal letaknya tak jauh dari Pantai Pelang yang masih dalam ruang ruang lingkup kota Panggul.

Dua kali saya mengunjuungi tempat ini bersama teman-teman, dan nampaknya keadaannya masih tetap tampak alami, tidak ada perubahan sedikitpun dengan di kelilingi hutan yang lebat menambah kesejukan udara di sekitar tempat ini. Begitu sepi menyelimitu pantai ini karena tak banyak orang yang tahu, kecuali penduduk sekitar yang memanfaatkan hutan di sekitar pantai ini dengan mencari rumput dan kayu sebagai kegiatan mereka sehari-hari.

Baca lebih lanjut

Keindahan obyek wisata kampung halaman


Kali ini saya akan menganjak anda ke sebuah tempat, dimana tempat ini merupakan kawasan wisata pantai yang juga daerah kampung halaman saya yang terletak di kecamatan Panggul kabupaten Trenggalek, obyek wisata ini kini menjadi salah satu  aikon kebanggan kabupaten trenggalek karena terkenal dengan keindahannya dan juga salah satu pantai yang memiliki air terjun secara alami yang muncul dari alam. Setiap weekend tempat ini menjadi sasaran empuk  bagi para turis domestik, untuk menikmati keidahan alam pantai ini yang masih sangat tampak alami dengan masih banyaknya pohon-pohon yang berada di sekitar bukit. Bahkan tak sedikit pula turis-tutis mancanegara.

Akses jalan dari kabupaten Trenggalek menuju ke pantai pelang ini kurang lebih menempuh jarak 60km, bila ditempuh dengan kendaran bermotor akan memakan waktu satu jam lebih lima belas menit dengan kecepatan standar, dan satu jam setengah kalau ditempuh dengan mobil. Kini akses jalannyapun masih dalam proyek perbaikan dan seper empat atau 25% sudah jadi, sudah bisa di lewati dengan lancar.

Harga tiket untuk hari-hari biasa Rp. 3000/orang, dan untuk hari minggu atau hari libur (tanggal merah) hanya mematok Rp. 5000/orang. Murah bukan,,,??pasti anda akan bertanya, gimana dengan fasilitassnya?? Cukup lumayan disana tersedia mushola sebagai tempat beribadah dan toilet. Tak perlu takut bagi para pengunjung apabila lupa tak membawa bekal, disana juga tersedia warung makan dengan berbgai pilihan. So, nikmati saja..hehe.

Karena di pantai ini ombaknya begitu besar, para pengunjung dilarang mandi dilaut karena sangat berbaya, tapi yang si penuli tanyakan kenapa kok gak di kasih penjaga pantainya???biar bisa  memantau para pengunjung dengan aman.

Oke, lanjut..

Pantai ini juga mempunyai  air terjun yang kira-kir tingginya mencapai  15m, rasanya kurang afdol bila anda berkunjung ke pantai ini tanpa merasakan dinginnya air terjun alami yang keluar dari perut bumi. Anda juga bisa mandi disana, warung-warung di sekitarnya juga menyedikan peralatan mandi dan juga baju, jadi tingal beli untuk pelatan mandinya dan sewa baju  bila anda tidak membawa pakaian ganti. Tapi tetep jaga keersihan, buanglah sampah pada tempatnya biar kawasan pantai ini tetep kelihatan cantik.

na…buat para pengunjung hati-hati aja kalau mandi ditempat ini soalnya licin takut kepleset nanti..hehe..

Kayak temenku kemarin…..!!!

Pantai ini sebenarya menyimpan banyak keindahan alam, selain menwarkan air terjun di pantai ini juga terdapat gua, tapi jarang para pengunjung untuk masuk ke gua ini, karena masih minimmnya fasilitas penerangan dan juga pemandu untuk menelusuri gua tersebut.

Yang bikin si penulis kaget,

Di pantai ini, di atas bukitnya lagi kira-kira kurang lebih berjarak 1/5km masih ada pantai, tapi pantainya kecil gak terlalu luas masyarakat sekitar menamainya pantai jorok dan hanya bisa diakses dengan berjalan kaki karena hanya jalan setapak yang tersedia. Anda penasaran silahkan datang aj???

Tak perlu kawatir, anda ingin bermalam di pantai ini, tak jauh dari lokasi pantai terdapat Penginapan Purnama??anda tak perlu masalah dengan bajet terbatas karena tariff per malamnya sangat terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah, soalnya di penginapan ini menawarkan konsper sederhana. Penginapan ini terletak dekat alun-alun kota panggul, sebelah timurnya RS Panggul.

Setelah anda puas menikmati Pantai Pelang ini, silahkan anda berkunjung ke daerah-dareah obyek wisata lainya yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Saran Si penulis,””semoga pemerintah  setempat maupun pusat bisa  memperhatikan obyek wisata ini dan di kembangkan secara lebih serius lagi sehingga bisa memacu sektor perekonomian masyarakat sekitar. Karena tempat wisata ini punya potensi untuk di jual.

http://www.facebook.com/group.php?gid=149909641697991&v=photos