Selang-Selang Infus dan Zaman Koyak Moyak


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Akhirnya sebulan yang lalu saya benar-benar ‘tewas’. ‘Tewas’ disini bukan berarti meninggalkan kasunyatan dunia. Tapi tumbang oleh suatu mahkluk utusan dari langit yang entah saya tidak tahu kapan ia nemplok dan aksesebel terhadap kondisi saya. Seorang kawan mengantar saya masuk ruang unit gawat darurat. Sesudah tangan kanan saya di masuki benda asing dan selang-selang cairan, ia berkomentar, ‘Wong pendekar kok kalah sama nyamuk!’ saya membalas agak halus, ‘Cak, kurang ajar sampean,’ hehehe. Saya tumbang oleh mahkluk yang sejarah penciptaanya dimulai dari bahtera kapal Baginda Nabi Nuh. Baca lebih lanjut

Iklan

Islam Agama Cinta


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Hari ini aku teringat hikmah dari Khalifah Umar sahabat tercinta kanjeng Nabi Muhammad Saw; dalam sejarah hidupnya pernah menangis sedih. Lalu dalam sujudnya membenturkan kepalanya ke lantai sesudah menyesal karena ada seekor hewan unta yang terpeleset di jalan dimasa pemerintahannya. Hewan saja mendapatkan tempat mulia di hati beliau. Sedangkan dalam sejarah perjalanan bangsa ini, atas kejadian teror bom yang menyusahkan seluruh bangsa Indonesia. Kepada siapa yang merasa paling bersalah atas kedangkalan pola pikir, kekerasan, dan keganasan sebagian umat yang kebetulan beragama islam itu. Umara — pemimpin pemerintah — maupun dari ulama kah?. Mulai detik ini kita raba hati kita masing-masing. Seberapa luas dan dalam kesedihan itu berada. Siapa diri kita ini sebenarnya?.

 

Baca lebih lanjut

Mbah Kimin Dan Orang Desa Yang Meninggal dengan Tenang


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Sore itu perhatian pikiran saya benar-benar tidak bisa mengelak. Kawan dari desa sebelah itu berhasil total menggiringku untuk tidak miset kemana-mana. Di dalam kosnya yang – maaf — tidak luas dari parkiran mobil itu, ia menyampaikan kabar getok tular dari desanya. Fakta itu kemudian berubah menjadi kado cerita yang amat melegakan batin. ‘kang, kemarin sebelum magrip ada mbah-mbah sepuh yang meninggal di mushola belakang rumah ku.’ Hati saya berdegub.   Baca lebih lanjut

Berguru Kepemimpinan Beringin


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Orang-orang zaman dahulu selalu menanam pohon beringin di depan halaman pendopo. Di desa saya pendopo namanya dulu masih kawedanan — sebelum berubah menjadi simbol modern taman kota. Pohon beringin yang semakin berumur tua, akarnya menghujam masuk ke dalam tanah, daunnya semakin lebat, dan semakin merunduk. Menjadi tempat berteduh banyak orang. Pemimpin yang berilmu, tuan rumah isi hatinya menjadi tempat berteduh masyarakat karena kerendahan hatinya. wahuwal azizul hakim.

Preman Ngaji dan Bertanya, ‘Dimana Tuhan?’


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Saya hampir saja tidak percaya dengan kejadian ini. Belum lama ini, pada suatu pagi, seorang teman lama dari daerah Batu tiba-tiba mengontak saya via washaap. Saya mengerti sejarah latar belakang kehidupannya, tapi kali ini saya benar-benar kagum, ‘Kang,’ katanya,’Kang, yak opo carane sholat seng khusuk?’ saya membaca ini sambil duduk di warung kopi belakang kantor, lalu pertanyaan lain menyusul, ‘Sedangkan kita tidak pernah bertemu dengan Tuhan kita? Bagaimana ini Kang?’Gendeng! Asal sampean tahu. Pertanyaan bermutu ini diajukan oleh seorang bekas Gento kawakan. Boleh alhamdulilah. Boleh istighfaar. Baca lebih lanjut