Tentang Tantangan Menjadi Creator


#Nyangkem

#Nyangkem

Biar gak di sebut penulis murtad, segenap tenaga dalam sudah gue sumbangkan, buat rajin bikin postingan di sini. Lama-lama, kebiasaan ini jadi hebit juga, yang akhirnya gue bisa enjoy saat menjalaninya. Intinya, menulis itu passion, sebuah panggilan jiwa untuk terus berbagi. Ehm.., kalo gak punya passion, bisa-bisa gue sudah di jerat rasa malas. Lalu nyerah di tengah jalan. Yuup, itulah satu alasan kenapa, seminggu sekali gue buat postingan. Baca lebih lanjut

Iklan

Sumber Mata Air di Dalam Rumah yang Sama


#Notedcupu(dot)com

#Notedcupu(dot)com

Di dunia ini, wanita adalah mahkluk yang paling klenik dari pada cowok. Memang sudah kodratnya cewek punya sisi feminim yang bahkan sampek kencing jongkok pun, cowok gak bisa memahaminya. Hal yang paling nyeleneh, sering gue temui sewaktu di toilet umum, atau pun di toilet kampus, ngelihat seorang cewek ngacir ke kamar mandi sambil ngebawa rombongan gank’nya. Baca lebih lanjut

Kentongan Cabai di Tengah Malam


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Selamat datang ramadhan, berulang kali menjelang magrip gue berdiri di balkon lantai dua, dekat jemuran. Gue menghembuskan napas panjang saat setelah, mendengar suara adzan magrip tiba, lalu perasaan lega tiba seiring datangnya suara kentongan dan gebukan beduk, yang kemudian di susul buka puasa bareng keluarga kecil abang gue. Baru semenit ngebasahi tenggorokan, gue trenyuh, “Kapan ya terakhir kali, awal puasa, gue buka bersama bareng bapak dan ibu di rumah sana!”. Baca lebih lanjut

Desa dan Kerinduan Kita


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Pada saat gue memasuki Surabaya pada tahun 2010, gue adalah anak kampung yang kehilangan induknya. Pikiran gue masih di kampung halaman, sementara fisik gue sudah di kota Metropolitan. Urbanisasi memaksa gue untuk membelah diri, bermetamorfosis. Dari Kecebong menjadi Kodok Bangkong. Dulu…., lidah gue masih medok. Sisiran rambut gue, belah tengah yang kalo di zoom, terus dilihat dari jarak dekat, kutunya lagi ngaspal jalan pakek ketombe. Gue juga sering keluar rumah memakai sendal jepit merk Swalow. Mungkin kalo pas lagi jalan-jalan ke Mall, gue langsung di ciduk sama petugas keamanan, karena gue di sangka kembarannya Tarsan. Baca lebih lanjut