Merindukan, ‘Ya Shobirin Ya Salam…’


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Hari ini kita sama-sama menunduk-kan wajah di depan beliau yang satu ini. Ia adalah tokoh sumber kebahagiaan bagi semua orang. Aku sebut tokoh di sini karena namanya teramat istimewa dari pada nama-nama tokoh politik yang beredar dihalaman depan media masa. Tentu apa istimewanya tokoh-tokoh politik papan atas hari ini, yang sejarah eksistensinya menyusahkan seluruh bangsa Indonesia – bagi saya, Shobirin punya tempat istimewa di hati orang-orang yang di jumpainya. Baca lebih lanjut

Iklan

Bersilaturohmi Ke Jalan Madura


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Allah menyuruh kita menjadi orang desa. Orang jawa. Kemudian salah satu karunia besar dari-Nya yang tak henti-hentinya kita syukuri hari ini dan selamanya adalah ‘fasilitas’ silaturohmi. ‘Bersaudara tapi tak sedarah’. Ungkapan kharismatik ini ada di dalam Al-Qur’an yang mengalir dan hidup di dalam darah kita masing-masing. Kemudian silaturohmi itu yang sampai detik ini melahirkan peradaban islam yang kita kenal selama ini sebagai mudik. Baca lebih lanjut

Pemimpin Abad 21


IKIIII

@bs_totoraharjo

Di kota metropolitan kehidupan sangat gersang. Udara pengap. Manusia seakan paling berkuasa menguasai alam semesta. Pembangunan meminggirkan pohon-pohon, tumbuhan, dan hewan hewan: inikah yang di sebut kemajuan? Hidup tak sendiri. Mereka telah sejak awal sudah bersujud dari pada kita. Jangan-jangan manusia lebih buas dan radikalis dari pada hewan?.

Baca lebih lanjut

Islam dan Kerja-Kerja Bilhikmah…


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Seorang teman dekat saya yang bekerja sebagai manager di perusahaan per-bank-kan mengatakan ‘benda-benda padat dan cair’ pada kehidupan modern adalah sebuah benda magis. ‘Benda sihir’ yang kedudukan kastanya menyumbang prioritas utama jaminan kebahagian abadi. Saya luangkan waktu saya untuk melihat wajahnya yang begitu berat. Saya geser tempat wilayah kerja-kerja persaudara’an saya ke tempat yang lebih tenang dan rileks. Saya dan dengannya duduk di sebuah warung di bawah pohon besar. Saya dengarkan gangguan-gangguan besar di kepalanya. Baca lebih lanjut

Kisah Kebudayaan Alhamdulillah Mementung Si Hanya


IMG-20180402-WA0049

karya kang: @ibnuharits99

Saya sedang enak-enaknya menyantap kudapan di lantai teratas sebuah institusi. Si tamu yang datang itu bebarengan dengan sebutir nasi terakhir yang baru saja lenyap saya bersihkan. Bayangkan, andai saja ia datang di awal-awal sebelum saya makan siang, kisahnya bisa senasip dengan lalapan godong kates putrowali yang amat, maaf — pait nyetak. Toh, meskipun rasanya pahit tetap saja dibutuhkan karena hidup berada di dua wilayah itu. Enak dan tidak enak. Baca lebih lanjut